Posts

Kisah Nabi Adam Keluar dari Surga, #Day3

Sampai saat ini kami baru menceritakan kisah Nabi Adam dalam dua potongan ini. Pertama, saat kisah penciptaan sampai iblis diperintahkan untuk bersujud. Kedua, saat Nabi Adam dan Hawa turun ke bumi. Cerita panjang dibuat jadi beberapa bagian seperti ini dengan tujuan memudahkan penerimaan dan juga mengingat rentang konsentrasi balita yang masih terbatas. "Nabi Adam dan Hawa tinggal di surga. Surga bagus sekali. Apa yang kita mau ada disana. Ada sungai susu, sungai madu, banyak pohon-pohon dan buah yang enak-enak. Allah kasih semuanya, cuma ada satu yang ga boleh, ga boleh dekati satu pohon ini. Tapi setan berusaha membujuk nabi adam, dibisikin terus untuk deketin pohon itu. Lama-lama akhirnya Nabi Adam dan Hawa jadi deketin pohon itu dan makan buahnya. Abis itu, Nabi Adam dan Hawa jadi tersingkap auratnya. Mereka malu sekali. Mereka langsung meminta maaf sama Allah. Nabi Adam berdoa, " Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lanakunanna minal khosiri...

Kisah Nabi Adam, #Day2

Selain kisah Nabi Yunus, kami menceritakan juga kisah Nabi Adam. Kisah Nabi itu luar biasa ya, banyaaak sekali pelajaran dan hikmahnya. Karena kebodohan saya, dulu saya ngiranya kisah nabi yaudah gitu aja, toh sedari kecil udah dikasih tahu. Ternyataaa kisah yang diceritain zaman masih kecil itu hanya garis besar dan kulit luar aja, ada hikmah mendalam yang tentunya belum optimal untuk diajarin ke usia anak-anak. MasyaAllah indaaah banget.. Kami biasa dengar melalui Syekh Yasir Qadhi, atau Nouman Ali Khan di youtube. Sekalian ngasah listening terus si Bunda biar ga karatan. Oiya balik lagi, kisah Nabi Adam dibagi-bagi biar ga terlalu panjang. Bagian pertama saat Nabi Adam baru diciptakan, dan Iblis menolak bersujud sama Adam. "Dulu... sebelum Kakak Asiyah lahir, sebelum Maryam lahir, sebelum Bunda lahir, sebelum Ayah lahir.. Allah ciptakan Nabi Adam.. Allah bentuk tangannya, Allah bentuk kakinya, Allah kasih matanya, (sebut aneka bagian tubuh, bisa sambil menyentuh bagian ...

Kisah Nabi Yunus, Bunda Berkisah #Day1

Tantangan level 10 kelas Bunda Sayang IIP kali ini adalah tentang berkisah atau mendongeng. Yeay alhamdulillah. Ini topik yang saya suka suka suka. Well, saya pribadi masih harus banyak belajar sih tentang cara bercerita ke anak (terutama ke pak suami yang lebih wow kalo cerita), tapi saya seneng karena melalui metode berkisah bukan cuma anak yang mendapat hikmah, orang tuanya pun juga. Kita jadi belajar lagi tentang materi yang mau disampaikan. Oke, kisah pertama yang Kakak Asiyah senangi adalah tentang Nabi Yunus 'alaihisalam. Mungkin karena kisah ini melibatkan binatang yakni ikan paus, Kakak Asiyah jadi lebih mudah nyambung dan engage sama ceritanya. Bisa berkali-kali deh minta diceritain. Dulu, saya pernah nyoba cerita kisah nabi yang lain, tapi baru di awal Kakak Asiyah udah terlihat ga antusias (wkwk, next try Bun!). Tapi di kisah Nabi Yunus ini Kakak Asiyah ngikutin dari awal sampai akhir. Saya terbantu juga sama video 'Zaky and Friends' di youtube, disana hik...

Doa dan Media Sosial

Image
Di zaman informasi serba cepat dan membludak begini, rasanya kita perlu merutinkan doa ini.... Sekarang ini, aneka informasi (baik kita butuhkan ataupun enggak, baik penting ataupun enggak, baik benar ataupun enggak) berebut ingin menjejali pikiran kita. Terutamanya lagi bagi pengguna media sosial. Ah, medsos. Tools yang ternyata ga sesederhana keliatannya. Bisa memberi efek yang lebih besar dari yang dikira. Semoga Allah bimbing selalu.

Memaknai Hari Tua, Mengenang Oma Nurma

Image
Tepat sebelas tahun yang lalu, 22 April 2007, satu sosok istimewa dalam hidup kami, berpulang menghadap-Nya. Ialah nenek kami tercinta, Oma Nurma, ibu dari Mama. Sebelas tahun, dan rasanya masih jelas memori kebersamaan yang begitu menghangatkan. Sebelas tahun, dan rasa cinta yang beliau tanamkan masih sanggup mendorong hati ini melangitkan doa kapan saja teringat akan beliau. Sebelas tahun, yang terasa seperti baru saja. Ya Rabb, ampunilah Oma, berilah tempat ternyaman bagi Oma.. Oma adalah pemberi pelukan pada saat-saat dibutuhkan. Oma adalah pemberi inspirasi tanpa beliau bahkan menyadari. Oma adalah perekat banyak jiwa dengan ketulusan dan kebersihan hatinya. Empat belas tahun Oma membersamai hidup saya, mengisi jiwa sampai masa  baligh  tiba. Oma bukan lah sosok yang punya segudang 'prestasi dunia', apalagi jabatan. Bahasa Indonesia pun Oma ga lancar ( alhamdulillah berkat beliau cucu-cucunya jadi belajar bahasa minang). Oma ga terikat pekerjaan apapun, jabata...

Jangan Pernah

Kalo ngeliat ada orang ngelakuin sesuatu yang kita rasa belum pas, salah, maksiat sekalipun. Jangan dicap lebih rendah dari kita. Kita ga pernah tahu, boleh jadi di akhir usia nanti ia lebih mulia, atau justru saat ini. Inget, orang masuk surga bukan karena hebatnya amalan. Tapi karena rahmat Allah . Kita ga tahu Allah ridha sama siapa. Jangan ngerasa udah cukup baik dengan amalan yang bahkan belum ada jaminan akan menghindarkan dari neraka. Kita hanya diselamatkan dari satu dosa yang ditampakkan, boleh jadi kesalahan kita di mata Allah lebih fatal. Fokus sama diri sendiri. Besarkan kesalahan diri sendiri di mata kita. Jangan melulu yang dirisaukan bagiannya orang lain. Sedangkan yang paling bisa kita ubah ya diri sendiri. Coba dirasa lagi, apa benar kita merespon udah karena cinta dan peduli? Kalo iya, seminimalnya pasti akan kita masukin dalam doa. Urusan akhirat, targetkan dan lihat terus yang lebih diatas. Udah Allah kasih kemudahan ngaji, tingkatkan takwa dengan perbaiki...

Hujan Pertanyaan; Kreativitas di Rumah #Day10

Di usia 3 tahun ini, Kakak Asiyah makin buanyaakk dan ajaib-ajaib aja pertanyaannya atau komennya. Tibalah masanya Bunda menghadapi hujan pertanyaan, atau kereta pertanyaan ya (sambung menyambung sih) dari anak gadis. A= Bunda, udah selesai solat? B= Udah.. A= Kenapa udah? B= (kenapaa ya??) ** (ngegelosor tengkurep sambil topang dagu di lantai toko) B= Ayo kak kita jalan lagi.. A= Kakak Asiyah kan butuh boboan. Ini kan enak.. B= --" ** A= Ini udah sore belum? A= Bunda kenapa Ayah kerjanya lama banget? A= Ayah udah di jalan nggak? ** A= Bunda, ini udah hari lebaran belum? B= Belum kak, kan belum bulan puasa. Lebaran nanti setelah bulan puasa A= Oiya.. Kakak Asiyah kan mau kado kalo hari lebaran B= Hoo.. kado apa? A= Es krim! Kakak Asiyah kan paling suka es krim. Kakak Asiyah sukaaaaa yang dingin-dingin. (Beberapa menit kemudian) A= Bunda, sekarang udah hari lebaran belum? B= Belum.. (Beberapa menit kemudian) A= Bunda, ini udah hari lebaran belum? B...