Posts

Showing posts with the label OWOC

Prophetic Parenting, bag. 4; Hukuman sebagai Bagian dari Pendidikan

Image
"Tidaklah suatu keluarga diberi kelembutan melainkan akan memberi manfaat untuk mereka. Dan tidaklah sebaliknya melainkan akan memberi mudharat kepada mereka." (HR. Thabrani, Sahih) Imam Al-Ghazali berkata, "Anak kecil apabila dilalaikan pada awal pertumbuhannya, biasanya dia akan tumbuh dengan memiliki akhlak yang buruk: suka berdusta, pengdengki, suka mencuri, mengadu domba, suka mencampuri urusan orang lain, suka melecehkan orang lain, dan menipu. Semua itu bisa dihindari dengan pendidikan yang baik." Sebelum memulai tentang pembahasan mengenai hukuman, pada buku ini sebelumnya telah dibahas mengenai metode kenabian dalam mendidik akal dan kejiwaan anak. Namun bila segala metode tersebut telah dilakukan tapi belum berhasil, barulah diperlukan pengobatan berupa hukuman. Jadi bisa dibilang hukuman adalah jalan terakhir dari segala metode pendidikan (akal dan jiwa). Hukuman dilakukan semata agar anak sadar bahwa apa yang ia lakukan adalah hal yang serius dan bu...

Prophetic Parenting bag-3; Nafkah Halal bagi Keluarga

Image
Bagian ini tidak begitu panjang dijabarkan, tapi mengandung mutiara-mutiara hikmah yang luar biasa. Menjadi pengingat di zaman ini dimana mana baik dan buruk kerap dikaburkan. Nafkah terbaik adalah yang ditengah-tengah, tidak berlebih-lebihan maupun pelit. Hal tersebut dapat menjadi salah satu sarana latihan untuk anak yang sedang tumbuh agar senang memberi dan pendidikan pengaturan ekonomi yang baik bagi keluarga. Memang benarlah, anak itu fitrah, disaat kecil ia begitu polos dan bahagia memakai aneka barang sederhana sebagai aksesorisnya. Ia pakai tasbih sebagai kalung dan begitu bangga dengannya, ia memakai ember kecil sebagai topi dan tentu ia tidak peduli dengan merknya, ia cukup puas memakai karet rambut sebagai gelang bahkan ia pakai sampai tertidur.. Di masa kecil, mereka begitu polos, begitu suci melihat dunia. Tidak peduli berapa harga, atau merk dari suatu barang. Justru seringnya kitalah, orang tua, yang menjejali mereka dengan aneka barang mewah yang maksud hati seba...

Prophetic Parenting bag-2; Kunci Itu Bernama Istri Shalihah

Image
Menjadi orang tua, berarti belajar setiap waktu, berarti menundukan kepala di hadapan-Nya setiap saat.. gambar  darisini Pembahasan yang lalu adalah mengenai pentingnya orang tua sebagai pendidik bagi anak. Relevansinya dengan zaman sekarang adalah, sekalipun bertebaran sekolah islam diseantero negeri, tugas mendidik anak utamanya ada di tangan orang tua. Tidak cukup menyerahkan pendidikan sepenuhnya hanya pada pihak sekolah ataupun pengasuh, orang tua lah yang kelak akan ditanya Allah mengenai amanah anak. "Sesungguhnya Allah akan meminta pertanggungjawaban kepada setiap pemimpin atas apa yang dipimpinnya, apakah dia menjaganya atau justru melalaikannya, sampai seseorang akan dimintai pertanggungjawaban atas anggota keluarganya." (HR An-Nasai dan Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya) Diantara hal-hal yang membantu seorang ayah dalam memberikan pendidikan yang baik kepada anaknya adalah istri shalihah yang mengerti akan tugas-tugasnya dan mengerjakan tugas-tugas t...

Welcome to Your Child's Brain Chapter 22 #OWOC

Image
Judul buku:  Welcome to Your Child's Brain Penulis:  Sandra Aamodt & Sam Wang Judul Bab:  Chapter 22- Learning to Solve Problems Fakta Menarik --> Saat anak kita percaya bahwa kecerdasan adalah karakteristik mutlak ( fixed characteristic ) maka hal itu akan membuat mereka bertindak secara kurang cerdas. Mereka yang menganggap kecerdasan tidak dapat ditingkatkan akan cenderung mudah menyerah karena melihat kegagalan sebagai bukti ketidakmampuan mereka. --> " Parents can encourage their children to handle failure constuctively by praising them for what they do rather than for what they are." (p. 189) --> Bagaimana lingkungan mempengaruhi kecerdasan seseorang masih merupakan hal yang kontroversial di kalangan akademisi. Dalam Bab 4 dijelaskan bagaimana karakter adalah hal diturunkan dengan sangat kuat ke anak, sekaligus juga sangat kuat dipengaruhi lingkungan di waktu yang sama. --> Social rejection reduces IQ. Kecerdasan sangat erat kaitannya denga...

Welcome to Your Child's Brain Chapter 21 #OWOC

Image
One Week One Chapter - ITBMotherhood Ceritanya saya lagi join program One Week One Chapter (ada juga pilihan One Month One Book) dari komunitas emak-emak alumni ITB; ITBMotherhood. Niatnya sih ikutan ini biar membantu saya mengingat dan jadi catatan tersendiri. Sebagaimana ungkapan Ali Bin Abi Thalib, "Ilmu itu seperti hewan buruan, maka ikatlah dengan menulis."  Selain itu, semoga juga bisa mendorong saya untuk terus membaca. Mohon doanya ya.. Dan inilah ringkasan OWOC minggu pertama.. *** Judul buku: Welcome to Your Child's Brain Penulis: Sandra Aamodt & Sam Wang Judul Bab: Chapter 21- Starting to Write the Life Story Fakta Menarik --> Anak baru mulai mengingat event setelah usia 3-4 tahun. --> Selama puluhan tahun terakhir sebenarnya penelitian sudah dapat mengidentifikasi teknik belajar 'terbaik', dalam artian dapat meningkatkan kemampuan menyerap ilmu dengan lebih cepat. Teknik ini tidak rumit dan dapat diterapkan anak-anak di rumah....