Posts

Showing posts with the label hidup di belanda

Gimana Cara Membuat Snowman? | Salju di Eropa

Image
Lima tahun yang lalu, kami bikin Snowman waktu masih tinggal di Gothenburg. Awalnya saya kira caranya tinggal ditumpuk-tumpuk aja kayak main pasir. Dicoba berkali-kali gak bisa-bisa. “Lah kok ribed yak bikin Snowman.” Pas suami liat, belio pun tertawa dan bilang, “Bukan gitu Bunda caranya.. Bikin bola kecil aja terus gulingin di tanah, nanti dia gede sendiri. Namanya juga ‘ snowball effect ’.” Seketika saya pun terbelalak(?). Oiya bener juga ya! Kan udah sering denger istilah ‘snowball effect’ terutama di teknik sampling . Ternyata emang begitulah sifat salju, dia akan otomatis narik salju lainnya kalo digulingin sampai akhirnya membesarrr. Akhirnya cepat aja jadiah snowman kami yang pertama, di Januari 2016. Kakak Asiyah masih 15 bulan waktu itu. Uni Maryam dan Baby Salman masih di awang-awang :”) snowman pertama dulu Januari, 2016 Dan fast forward , lima tahun kemudian, Febuari 2021. Kali ini Pak Suami yang nemenin anak-anak main salju. Akhirnya Eindhoven bersalju tebal, setelah tahu...

Kembali Ke Indonesia

Image
“ Walaupun kamu membelanjakan (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS 8:63)  Hari ini kita nganter Mbak Fitri dan Mas Nugh ke stasiun kereta karena mau pulang back for good (BFG) ke Indonesia setelah selesai studi doktoral 4 tahun di Belanda. Mbak Fitri salah satu teman yang sangat rajin saya repotin selama di Belanda. Mulai dari nanya resep masakan, nitipin anak-anak buat melahirkan, aneka hadiah gak kehitung lagi deh banyak banget, ngasi aneka makanan berlimpah ruah, sampe bantuin handle rumah saat perut masih cenat-cenut. baby salman masih merah gak paham lagi.. hatimu terbuat dari apa mbak.. :(( baby salman sayang tante fitri 💙 bela-belain diantara jadwal padat temu sebentar semata kenangan bersama, tolong abaikan diameter pipi ibu baru melahirkan eaaa januari 2021 masyaAllah tabarakallah cucok meong 💙 Sedih tentunya ditinggal ...

Enak Gak Tinggal di Belanda? Nyesel Pindah dari Swedia?

Sekarang 3 Juli 2020, berarti udah sembilan bulan kami tinggal di Eindhoven Belanda, sembilan bulan meninggalkan Gothenburg-Swedia, tempat kelahiran kedua putri kami. Gimana rasanya sembilan bulan ini tinggal di Eindhoven? Kangen Swedia gak? Nyesel pindah? Hem hem hem.. Sebenernya dari awal mau pindahan juga saya mah ga gitu sedih sih.. Tahu akan kangen sama beberapa hal dari Gothenburg, secara kan udah lima tahun disana pasti lah ada memori. Tapi yang lebih dominan bukan sedih-sedihannya sebenernya, melainkan rasa excited! Excited sama tempat baru nanti (ya Eindhoven sekarang ini) Walau katanya mah Eindhoven kota industri alias gak banyak destinasi turis yang bisa dikunjungi, terus kalo dari Indo harus landing di kota lain dulu (Amsterdam) gak bisa langsung wuss sampe rumah kayak pas di Gothenburg.. tapi tapi tapi.. Nyatanya tetep saya excited aja bawaannya.. Dan ternyata gimana kah? Apakah excitement itu beneran berbuah manis ataukah bertepuk sebelah tangan? Awal pindahan...

Mulai Menulis Lagi

Bismillah ya.. Nyatanya aku rindu, menulis lagi. Bukan untuk dirimu, bukan pula untuk mereka. Melainkan untuk diriku sendiri. Sebagaimana nama blog ini. Kumau apa yang kutulis disini sejatinya adalah untuk diriku, karena diriku. Tidak terpengaruh dengan apa ekspektasi orang, tanpa mengharap pujian, tidak peduli dengan membuktikan apapun untuk siapapun. Selain untuk-Nya. Agar menjadi pengingat di masa depan; pengingat nikmat, pengingat pelajaran, pengingat rasa. Syukur-syukur bila yang membaca pun merasa ada manfaat. Maka biarlah aku menulis, untuk diriku. Eindhoven, 17 Januari 2020