Posts

Showing posts with the label swedia

Long-haul Flight while (Heavily) Pregnant

Image
Siapa sih yg mau (beresiko) lahiran di pesawat? Siapa juga yang mau lama-lama sempit-sempitan di kursi pesawat apalagi dengan perut yang udah guede? Itu baru di pesawatnya, belum lagi kerempongan sama bawaan kabin yg ga mungkin sedikit karena berbatita dan perjalanan puluhan jam?  Belum lagi transit berjam-jam juga yang ke gate nya bisa perjuangan tersendiri? Tentu hal tersebut ga akan dilaku kalo ga perlu banget. Kayak saat ini    Setelah dua tahun ga mudik, otomatis tahun ini udah ditekadkan pulang dari jauh-jauh hari. Allhamdulillah, sebelum beli tiket Allah kasih hamil lagi, dua bulan setelah kami balik haji. Berhubung kami cuma bisa balik summer , maka perkiraannya saat berangkat mudik ke Indonesia saya lagi hamil 28 minggu dan balik ke Swedianya sengaja di mepetin di waktu boleh terbang biar bisa lama mudiknya yakni, kisaran 35 minggu. Wow, mepeeet bangeet, tapi mau gimana lagi. Kami ngerasa udah genting untuk pulang, berhubung Asiyah udah mulai besar, kami mau...

Serpihan Hikmah di Kampus

Image
Scene 1 "Kamu asalnya darimana?" Teman sebelah saya, wanita asal Swedia bertanya. "Indonesia.." "Oh, saya tahun lalu pertukaran pelajar ( exchange ) ke negara tetangga kamu, Singapura. Saya juga berkunjung ke beberapa kota di Indonesia saat libur. " Saya nyengir lebar seolah bertemu sahabat lama. Di rantau begini, denger ada yang tahu Indonesia aja udah bikin saya seneng, apalagi ketemu yang punya hubungan lebih dalam lagi dengan negara kita. Ia pun mengenalkan saya dengan satu lagi teman asal Swedia yang juga exchange disana, pria muda. "Mmm.. Kalo boleh tahu itu gimana ya asap kok bisa separah itu? Waktu kami disana lagi parah-parahnya, dan itu berbulan-bulan." Nyengir lebar saya meredup seketika. Bayangan mengobrol ringan tentang keindahan Indonesia pupus dan berganti dengan sedikit rasa sesak yang susah didefinisikan. Kami bertiga pun mulai berdiskusi dan saya merasa wawasan mereka luar biasa luasnya, saya malu sendiri, ngerasa ga sed...

Jalan-jalan ke Perpustakaan Kota Göteborg (Stadsbiblioteket)

Image
Beberapa kali terpikir mau mendokumentasikan tulisan khusus tentang perpustakaan di Göteborg tapi bingung mulai dari mana. Sampai akhirnya dikasih tahu ada program 'Nada Baca' dan diminta cerita tentang perpustakaan disini dalam tema ' Libraries Around the World '. Alhamdulillah ada alasan untuk nulis, semoga bermanfaat ya. Dari usia berapa ke perpustakaan? Saya dan Asiyah pertama kali rutin ke perpustakaan ini saat Asiyah usia 11 bulan. Bisa dibilang telat banget, karena ternyata banyak yang dari bayi kecil bahkan newborn  sudah dibawa orang tuanya kesini. Di perpustakaan kota Göteborg atau yang dalam bahasa lokal disebut 'Stadsbibliotek' ada bagian khusus anak yang sangat baby-friendly. Area anak ini letaknya di lantai dasar, tinggal lurus aja dari pintu masuk maka akan keliatan tempat parkiran stroller. Tulisan ini hanya membahas bagian anak aja ya :) Seramai apa? Kalau diluar cerah dan hangat, biasanya perpustakaan anak ini relatif sepi karena b...

The Other Stories; Apa yang Berbeda dari Melahirkan di Swedia?

Image
Sebagai negara dengan tingkat kematian ibu dan bayi yang rendah ( masuk sepuluh besar dunia ) tidak diragukan lagi kualitas pelayanan kesehatan disini. Mulai dari pelayanan yang terstandardisasi dan ga neko-neko, tenaga kesehatan yang ahli dan komunikatif, sampai ga adanya diskriminasi terhadap siapa pun (sedikit pengalaman saya ceritakan disini; Your Day-Asiyah Rania ). Sekilas kedengeran enak banget ya hamil dan melahirkan di Swedia. Memang banyak yang bisa kita pelajari, tapi ada juga  untold stories  yang berbeda dari kultur kebanyakan di negara kita yang boleh jadi bikin 'kaget' kalo ga tahu sebelumnya.   Berikut ini beberapa poin berdasarkan pengalaman saya saat hamil, melahirkan, dan perawatan pasca melahirkan selama   enam  hari di RS Mölndal, Göteborg= disclaimer: tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi, berbeda kota boleh jadi berbeda aturan. #1  Pemikiran terhadap Kehamilan dan Kelahiran Setengah perjalanan kehamilan saya lalui di Indon...

Buka Pakai Apa Hari Ini? Kolak Biji Salak! (Plus Resep)

Image
Ada satu menu yang mengingatkan saya akan rumah. Menu yang (ternyata) sederhana tapi rasanya unik; kolak biji salak! alias candil. Tahun lalu saya sempet buat juga tapi gagal total haha. Ubinya saya rebus dan ternyata airnya masih kebanyakan, jadi tepungnya terlalu banyak untuk mengimbangi adonan ubi yang lembab. Walhasil jadi rasa tepung aja deh ^^ Tapi, ga boleh nyerah, jadi pelajaran, alhamdulillah hari ini berhasil bikin dengan tekstur dan rasa yang saya suka. Persis buatan rumah saya, bedanya kalo di rumah santannya dicampur di kuahnya. Sekarang santannya dipisah, kenapa? Ga kenapa-kenapa, ngikutin resep plek-plekan aja :)) Resepnya saya gabungkan dari sini dan sini . Bahan Kolak Biji Salak (4-5 porsi) Biji salak, 2 buah ubi jalar ukuran kecil-sedang 6-7 sdm tepung tapioka sedikit garam air kukusan Kuah gula merah, gula merah sekitar 4 sdm daun pandan gula putih sekitar 3sdm maizena 1 sdm sedikit garam Kuah santan, santan instan daun pandan garam Cara Memb...

Orang Baik Di Sekitar Kita

Image
Di Öppna Förskolan ( Open Preschool - selanjutnya disebut 'sekolahan') ada anak namanya David, orang tuanya berasal dari Iraq. Mama David memanggilnya 'Daud' (David memanglah pengucapan barat dari Daud-Nabi Daud AS). David usianya sekitar 1,5 tahun, kurang lebih dua bulan lebih muda dari Asiyah. Dia punya dua kakak perempuan yang beda usianya sangat jauh, yang pertama usianya enam belas tahun, yang kedua dua belas (atau empat belas tahun, saya lupa). Saya sudah mengenal David dan mamanya sejak hari pertama Asiyah ikut Öppna Förskolan sekitar sembilan bulan lalu. Sekitar dua minggu menjelang Ramadhan saya dan Mama David terlibat pembicaraan seru. Awalnya saya agak ragu apakah beliau muslim atau nggak, bukan apa-apa kadang walaupun pendatang dari negara islam ada aja yang nonmuslim, sekali pun muslim belum tentu  practice islam (alias sebatas judul aja). Sampai pembicaraan menyinggung tentang ia yang Agustus nanti akan mulai bekerja, beliau adalah seorang guru SD. ...

Resep Pie Apel dari Mbak Ninis

Image
Ceritanya saya lagi suka banget sama Pie Apel ala Swedia ini, bedanya apa? Pie apelnya ada taburan semacam remahan kue diatas isi pie-nya, disebutnya smulpaj. Dimakannya pakai saus vanili, enggak pun tetap enak sih. So far, udah dua kali buat, alhamdulillah ga gagal-gagal amat(?), alias enak! Bermodal tanya-tanya ke Mbak Ninis, beliau ngasih tahu resep yang didapat dari mertuanya (yang asli Swedia). Ini dia resepnya :) Bahan Kulit Pie ( Bisa untuk kulit pie buah maupun sayur) Terigu 4 dl Mentega/margarin: 150gr Air: 1-2 sdm Bahan Isi Pie Tiga buah apel ukuran sedang (royal Gala atau Granny Smith), potong dadu.  Cara Buat= Campur dengan sedikit gula dan kayu manis bubuk, sisihkan Bahan Smulpaj Bahannya 3 dl terigu 1 dl gula pasir 125 margarin/mentega.  Cara buat= Diaduk jadi satu tapi bukan seperti adonan pie, ngaduknya tanpa ditekan sampai jadi butiran2 seperti pasir, sisihkan. Caranya  1. Buat kulit pie Campur semua bahan kulit pie. Diamkan dalam ku...

We Come and Go

Image
"Orang pandai dan beradab tak 'kan diam di kampung halaman Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang Pergilah 'kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang." -Penggalan syair Imam Syafi'i tentang merantau Dalam perantauan ini, Allah pertemukan saya dengan kawan dan saudara baru, senang sekali rasanya bisa belajar banyak dari mereka. Merantau juga mengingatkan saya tentang hakikat hidup ini, semua hanya sementara, kita datang dan kemudian akan pergi lagi. Walaupun sudah beberapa kali mengalami, rasanya tetap berat setiap harus melepas mereka yang sudah saya anggap keluarga sendiri untuk kembali ke Indonesia. Makasih banyak Mbak Desy (dan tentunya juga Mas Ryan) atas kebersamaannya mewarnai hari-hari kami di Göteborg selama kurang lebih delapan bulan ini. Asiyah pasti akan kangen banget  grin emoticon  Kalo denger bel aja otomatis bilangnya itu 'Tante Echii' (Tante Desy).  ...

Jalan-jalan ke Bohus Fästning

Image
Namanya negeri di utara bumi ya, terik matahari itu adalah kemewahan. Itulah mengapa, saat seminggu ini hari selalu cerah, semua orang seperti bersemangat menikmati hari, keluar rumah untuk tamasya. Karena kita ga tahu, akan sampai kapan cerah ini ada, berganti hari-hari mendung dengan dingin menusuk. Hari yang cerah, ditemani semilir angin yang sejuk, membuat kami pun tertular semangat itu. Dan saat ada ajakan seorang teman, Mbak Yayuk Hagberg, untuk piknik dan menjelajah benteng di pinggir kota, kami pun mengiyakan dengan serta-merta. Minggu, 8 Mei 2016, sehari setelah Mas pulang dari conference , kita pergi ke Bohus Fästning, Benteng di dekat daerah Kungälv. Kami berangkat dari rumah pukul 11, ngaret setengah jam dari target. Kami naik tram 9 (jurusan Kungssten) menuju Centralstation, lalu berganti Bus Grön turun di Eriksdal. Eriksdal masih region Göteborg, jadi bagi yang punya kartu västtrafik langganan ga kena biaya tambahan. Di Halte Eriksdal, Mbak Desy udah menunggu, dan...