Posts

Showing posts with the label Institut Ibu Profesional

Kisah Isra Mi'raj #Day4

Ingatlah, Nda, menunda-nunda pangkal.. kerjaan menumpuk.. Huks.. Ini ditulis jam 01.23, alhamdulillah mata seger setelah (ke-)tidur(-an) bareng baby maryam di awal malam. Mari kita lanjut cerita sebentar. Beberapa malam ini Kakak Asiyah bedtime story sama Ayah. Wih, romantis banget deh pokoknya. Dari siang udah nanyain mulu ayah kapan pulang, ayah udah di jalan belum, ini udah sore belum, ayah hari ini pulang malam apa enggak. Bener-bener deh. Bisa belasan kali mungkin. MasyaAllah. Selain kisah Nabi Yunus dan Nabi Adam, Ayah biasa certain juga tentang kisah Isra Mi'raj Nabi Muhammad Shallahu 'alaihi wasalam. Melalui kisah ini, daya imajinasi anak tergugah mengikuti alam nyata yang terjadi di masa lampau. Tentang kendaraan (bouraq) menuju masjidil aqsa dan baitul maqdis, tentang para nabi yang shalat di belakang Rasulullah, tentang malaikat Jibril, tentang perintah shalat. Allahu Akbar. Sekarang pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari Kakak Asiyah mulai bertambah warnan...

Kisah Nabi Adam Keluar dari Surga, #Day3

Sampai saat ini kami baru menceritakan kisah Nabi Adam dalam dua potongan ini. Pertama, saat kisah penciptaan sampai iblis diperintahkan untuk bersujud. Kedua, saat Nabi Adam dan Hawa turun ke bumi. Cerita panjang dibuat jadi beberapa bagian seperti ini dengan tujuan memudahkan penerimaan dan juga mengingat rentang konsentrasi balita yang masih terbatas. "Nabi Adam dan Hawa tinggal di surga. Surga bagus sekali. Apa yang kita mau ada disana. Ada sungai susu, sungai madu, banyak pohon-pohon dan buah yang enak-enak. Allah kasih semuanya, cuma ada satu yang ga boleh, ga boleh dekati satu pohon ini. Tapi setan berusaha membujuk nabi adam, dibisikin terus untuk deketin pohon itu. Lama-lama akhirnya Nabi Adam dan Hawa jadi deketin pohon itu dan makan buahnya. Abis itu, Nabi Adam dan Hawa jadi tersingkap auratnya. Mereka malu sekali. Mereka langsung meminta maaf sama Allah. Nabi Adam berdoa, " Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lanakunanna minal khosiri...

Solusi Jaga Adik; Kreativitas di Rumah #Day6

Salah satu tantangan mengasuh bayi yang sudah aktif merangkak kesana-kemari adalah kalo lagi mau ke toilet. Kadang saya bawa sih, tapi kadang kalo mau wudhu gitu kan nanggung ya. Jadilah saya suka minta tolong si kakak untuk liatin adeknya. Biasanya, kakak akan liatin dede dari depan pintu kamar mandi, jadi posisinya kayak segitiga gitu. Kakak akan ngelaporin dedenya lagi ngapain, membahayakan apa engga posisinya (kadang suka pegangan berdiri-berdiri gitu), dan sebagainya. Ini cukup membantu jadi saya bisa ke kamar mandi dengan lebih tenang, hihi. Bertiga sama anak di rumah (baca: kakak ga sekolah) emang artinya Bunda ga ada 'rehat'. Tapi nyatanya banyak kemudahan dan hal menyenangkan yang saya alami karena keberadaan si kakak di rumah. Hal lainnya adalah urusan menghibur bayi. Cukup ngekorin atau merhatiin kakaknya aja, maka dede sudah terhibur. Saya merasa sangat termudahkan dalam urusan ini, alhamdulillah. Semoga Allah beri kemudahan dan keberkahan selalu :) #tanta...

Mengajarkan Anak Cerdas Finansial #Day8

Image
Hari ini temanya tentang 'Hujan' sebagai rezeki dari Allah. Rezeki untuk siapa aja? Pohon (dan tumbuhan), hewan-hewan, dan manusia juga. Melalui gambar dan cerita. Bunda gambar-gambar pake spidol (yang bisa dihapus) di jendela sambil kita memandangi salju di luar. Namanya anak-anak, kadang ada aja pengen main keluar tapi ga saya kasih karena hujan. Nah, semoga melalui penanaman materi ini, image hujan adalah baik. Jadi kalo ada hujan kita senang, berdoa, tahu kalo hujan adalah rezeki. Kapan-kapan hayuk mandi mandi hujan juga, asal ga pas winter begini ya hehe. Sorenya Asiyah main 'celengan' lagi alias alias masukin beads boardgame Ayah ke celengan. Barakallahu fiik.. #KuliahBunSayIIP #Tantangan10Hari #Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari #CerdasFinansial

Mengajarkan Anak Cerdas Finansial #Day3

Sesi ngobrol malam sebelum tidur masih lanjut tentang rezeki (dan juga aneka topik lainnya). "Asiyah inget gak, kalo kita keluar ICA (supermarket) ada tante pengemis, yang duduk di lantai?" "Iya." "Dia ga punya rumah Asiyah, jadi bobonya diluar. Kita perlu bersyukur Allah kasih rumah untuk berlindung, jadi ga kedinginan." "Kenapa tantenya ga ada rumah?" "Iya tantenya ga ada uang." Setelah menghubungkan dengan contoh atau analogi sehari-hari, Asiyah terlihat lebih nyambung sama topik rezeki ini.. Sesuai dengan fase usianya yang masih masanya berpikir konkret.. "Asiyah kalo punya uang banyak mau beli apa?" *mikir lama, bengong lama* "Cokelat koin ya? haha" tanya saya lagi. "Iya!!" Jawabnya antusias, Asiyah lagi dikurangi asupan cemilan manisnya hehehe. "Kalo Asiyah mau sesuatu, misal cokelat koin, mintanya paling pertama sama Allah.. Yang bisa ngasih Asiyah itu Allah, bisa melalui...

Mengajarkan Anak Cerdas Finansial #Day2

Masih tentang rezeki. Materi pokok untuk anak seusia Asiyah (3 tahun) adalah tentang penanaman tauhid, baik melalui teladan maupun perilaku dan ucapan. Maka penanaman konsep rezeki dikombinasikan dalam lingkup tauhid; bahwa Allah lah yang memberi kita rezeki, hanya dari Allah, perantaranyalah yang bisa beragam. Jujur aja, ini konsep yang terdengar sederhana di telinga tapi penerapan di lapangan ga ringan. Bukan cuma butuh nasihat, tapi juga teladan dan pemaknaan mendalam dari penyampainya biar materinya 'nyampe'. Balik lagi deh, jadi orang tua itu yang paling pertama adalah mendidik diri sendiri, baru orang lain (anak). Semoga Allah berikan kemudahan selalu. Hari kedua materi disampaikan melalui media buku. Kami baca buku ''Halo Balita; Aku Suka Berterima Kasih". Di narasi buku ceritanya tokoh 'Sali' dibelikan mainan baru sama ibunya di pasar, sepanjang jalan mereka membantu orang yang membutuhkan mulai dari sedekah ke pengemis, nyebrangin nenek-nenek, ...

Family Project #Day5

Dokumentasi keberjalanan project pertama (persiapan menyambut dede bayi). Hari kelima, Selasa, 14 Agustus 2017 Alhamdulillah Oma ga jetlag, jadi siang ini, kurang dari 24 jam Oma tiba di Gothenburg, kita langsung jalan-jalan ke IKEA, hehe. Ini dalam rangka merampungkan rak mainan Asiyah (kurang bak-baknya, raknya alhamdulillah udah dirangkai sama Ayah), dan juga melengkapi kebutuhan dede bayi (keranjang essentialsnya, capitan buat sterilin barang-barang per-ASIP-an, dsb).  Kita berangkat sekitar jam 10an pagi, beli kartu transport Oma dulu di centrum, barulah capcus ke IKEA. Asiyah seneng banget main di IKEA area display barang anak, hehe. Bunda juga seneng cuci mata, walaupun pada akhirnya cuma beli yang bener-bener penting aja. Menyambut dede bayi ini harus cermat juga, karena walopun anak kedua, walopun ada aja barang-barang yang bisa dilungsur dari si kakak, tetep aja tanpa kerasa butuh anggaran tersendiri. Kalo ga sadar diri bisa overbudget deh. Cukup seneng juga sih ...

Family Project #Day4

Sebelumnya mau melengkapi dulu, project pertama yakni persiapan penyambutan dede bayi sebenernya dipikir-dipikir udah dicicil dari jauh-jauh hari. Belanja barang-barang bayi di Indonesia mah ga diitung ya, tapi pas baru landing disini saya langsung konmari lemari dan kamar. Apa itu konmari? ya intinya beberes lah, bongkar-bongkar, diatur sedemikian rupa biar yang di keep cuma yang bakal kepake aja. Barang-barang numpuk yang cuma bikin sesek jiwa, ga bikin bahagia pas dilihat, langsung ga pake mikir disingkirin masuk ke kotak donasi. Saya udah bilang kan ya di deket rumah ada toko second hand, disitulah biasanya barang-barang yang tereliminasi ini menunggu pemilik barunya. Rasanya jadi plong deh liat lemari lebih berbentuk. Pas dilihat-lihat emang sih lho kok gamis tinggal segini. Tapi pas diperhatiin, emang yang kemungkinan saya pake ya emang cuma segitu hehe. Itu aja masih ada yang belum kesentuh sampe sekarang. Masih ada juga beberapa kerudung masih diplastikin, jaga-jaga siapa t...

Family Project #Day3

Dokumentasi keberjalanan project pertama. Hari ketiga, Minggu, 13 Agustus 2017 Hari ini akhirnyaaa Ayah dan salah satu teman Phd berhasil membawa pulang rak mainan Asiyah dari IKEA. Beratnya hampir 30kg, packingnya sih ringkes banget. Kebayang perjuangannya, dari halte tram ke apartemen kami ini bisa 700m sendiri, belum lagi harus naik tangga dulu. Hihi.. Katanya sampe 4x istirahat di jalan saking beratnya. Kami sengaja ga pake jasa angkut dari IKEA karena bianya bisa setengah harga raknya, doengg. Disini emang apa-apa yang pake tenaga manusia itu muahaal..  Setelah istirahat sesorean, malamnya Ayah beraksi merakit raknya seorang diri. Bunda sambil ngelipet-lipetin baju Asiyah dan dede bayi. Asiyah giraaang banget bantuin Ayah ngerangkai rak. "Horeee, Asiyah punya mainan baruuu.. Ada tangga-tanggaan(!)" Hahahah raknya emang bentuknya kayak tangga gitu, dikira emang buat dinaikin. Asiyah juga beneran bantuin Ayah disuruh ambil bagian-bagian raknya mau. Pas udah kelar malah...

Family Project #Day2

Oke, lanjutan dari postingan sebelumnya (Family Project Day 1), kami sudah memutuskan ada dua project yang akan dijalani yakni finalisasi persiapan menyambut dede bayi dan poster makna nama anak. Project pertama dimulai 11 Agustus, targetnya bisa selesai dalam 5 hari berarti 16 Agustus. Project kedua 16-20 Agustus. Dokumentasi keberjalanan project pertama. Jumat, 11 Agustus 2017 Hari ini paksuami berhasil membawa pulang babynest, yeay! Warna pink merk Carena. Ga jauh dari kampus sih, tapi berhubung ini hari Jumat yang mana jadwal pak suami lebih padat karena ada pengajian mahasiswa mingguan, perjuangannya jadi dobel-dobel deh. Makasi ayah udah nyempetin :D Dokumentasi keberjalanan project pertama. Sabtu, 12 Agustus 2017 Hari ini pak suami ngabarin kalo salah satu temen Phd disini bisa bantu angkut lemari mainan Asiyah, yeay, satu problem insyaAllah segera terselesaikan. Sorenya pak suami juga berhasil membawa pulang babysitter buat dede bayi. Beli second yang kondisinya masih b...

Family Project #Day1

Jadi, Game Level 3 dari kelas 'Bunda Sayang' IIP adalah tentang Family Project. Percaya gak, saya udah sempet kepikiran tentang hal ini lho dari jauh-jauh hari. Bukan kepikiran tentang proyek apa yang mau dijalani sih, tapi lebih ke hal yang lebih general. Saat melihat keluarga-keluarga inspiratif di sosial media(?), saya melihat ada benang merah dari mereka semua. Yakni, mereka punya semacam hal yang dilakukan bersama sekeluarga yang memberi manfaat bagi sekitar. Walaupun kalau untk deskripsi tugas ini sih ga perlu harus skala eksternal ya, dilakukan di dalam internal keluarga pun ga masalah. Contohnya, keluarga Bu Septi pendiri IIP ini sendiri, beliau punya website keluarga yang sarat ilmu dan inspirasi. Keluarga Bu Elly Risman, punya buku 'gotong-royong' sekeluarga, juga fanpage yang aktif. Keluarga Gen Halilintar punya youtube channel yang niat, buku berseri-seri, sampe instagram yang dikelola aktif. Banyak yah.. Nah. Kali ini tentang project keluarga kami. Sepe...

Melatih Kemandirian Anak #Day8

Dokumentasi singkat ajah, berhubung udah malem bangett..  Hari ini alhamdulillah makan lancar jaya. Semua bisa dibilang makan sendiri. Ga dipaksa harus habis, ikutin aja dengan pake logika juga sih udah cukup apa belum, karena kalo kurang juga pasti entarnya minta makan lagi dan saya menghindari ngasih makan (berat) di luar waktu biasanya jadi sebisa mungkin makan optimal di waktu makan.  Sore-sore snack time makan pear 1,5 buah (iya, nambah padahal sebijinya gede), sedikit yoghurt, dan setengah roti panggang. Ini udah telat kedeketan waktu makan malem, jadinya malemnya makan ayam panggang aja. Setengah disuirin, setengah dagingnya masih nempel di tulang drumsticknya. Setelah ayam suir tinggal dikit, si kecil gerogotin ayam tulang. Keliatan kalo ia suka tulang rawan hihi, awalnya saya sempet skeptis, "kalo telennya susah keluarin aja gapapa", eh ternyata malah abis. Pelajaran untuk ga cepet underestimate anak nih.. Biarin lebih mencoba hal baru.  Senin rencana ...

Melatih Kemandirian Anak #Day7

Alhamdulillah, saat ini kami sudah di Swedia lagi. Ga berasa delapan minggu waktu mudik di Indonesia. Asiyah excited banget pas tahu harinya naik pesawat lagi ke Swedia tiba, happy dan sangat koperatif sepanjang perjalanan 27 jam lebih itu, alhamdulillah. Oke, kami sampe di apartemen sekitar tengah malem, Asiyah yang ketiduran di carseat taksi langsung dipindahin ke kasur dan bablas tidur lagi sampai pagi. Untungnya sebelum take off dari transit di London udah makan dan ganti pampers, perjalanan dari London pun ga lama, cuma dua jam aja di pesawat. Selama di pesawat anaknya tidur terus, bahkan sampe landing. Melek selama di Bandara dengan mata 5 watt, dan bablas tidur lagi di taksi. Paginya sekitar jam 7an anaknya bangun. Langsung girang saat sadar udah di Hjällbo. Ga lama sesi manja-manjaan di kasur, karena anaknya langsung beringsut menyapa semua mainannya dan keluar kamar menuju... tenda-tendaannya di ruang tamu! Hihi, emang dari di Indo udah bilang mau main tenda-tendaan kalo u...

#NHW9 Bunda sebagai Agen Perubahan

Image
Ini pe-er terakhir dari matrikulasi batch tiga ini, insyaAllah sehabis ini semakin semangat ikut program Bunda Sayang sebagai step selanjutnya. Berikut cuplikan tugasnya, " Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.   Rumus yang kita pakai : *PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*   Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan. Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.   Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupn...

#NHW 8 Misi Hidup dan Produktivitas

Image
Tentang menerapkan misi hidup secara teknis. Bidang dari ranah kuadran "Suka dan Bisa" (dalam #NHW 7; Menuju Ranah Produktif dengan Bahagia ) yang saya pilih adalah menulis. Berikut jawaban terhadap pertanyaan "Be Do Have". 1. Kita ingin menjadi apa? Ibu yang dicintai anak, yang selalu bisa jadi tempat berpulang, memberi rasa nyaman dan aman, dirindukan kehadiran dan masakannya. Istri yang menyenangkan suami, membuat suami selalu bersyukur dan mendekat kepada Allah, kelak saat sudah tiada terus dikenang kebaikannya. Memberi manfaat bagi masyarakat dengan tulisan. 2. Ingin melakukan apa? Menulis rangkaian hikmah yang ditemui, ilmu, cerita sejarah para shalihin, maupun nasihat yang dapat menjadi bagian pendidikan bagi anak. Terus abadi walaupun kelak saya sudah tiada, dan juga dapat dirasakan manfaatnya bagi keluarga lainnya. 3. Ingin memiliki apa? Ingin memiliki anak-anak yang shalih/ah, yang kelak saat orang tua sudah tidak ada akan terus mendoakan dalam...

#NHW 7 Menuju Ranah Produktif dengan Bahagia

Image
Dulu waktu di tingkat awal kuliah, kampus menyediakan cuma-cuma tes minat bakat dari Abah Rama. Sayang saya belum sempat menyusuri dimana softcopy dokumen itu. Tapi ternyata IIP memberikan nice homework berkaitan dengan tes ini, senang sekali ikut tes lagi :D Walaupun ini versi yang lebih sederhana, tapi tetap seru hehe (anaknya hobi psikotes :P). Tesnya bisa dicoba sendiri di temubakat.com. Dan inilah hasilnya.. Rasanya ga jauh berbeda dibanding tes pertama dulu. Saya memang suka dengan generating ideas , educating , memikirkan hal-hal yang jauh ke depan. Nah coba aja ditambah konsistensi, ambisi, dan fokus. Hehehehe. Selanjutnya, tentang aktivitas yang dibagi dalam empat kuadran suka-bisa. Ini hasil perenungan saya sejauh ini.. Sebenernya aktivitas dalam kuadran kanan bawah saya pengen bisa, hanya saja di beberapa hal ada 'trauma' masa lalu, entah perasaan susah dan perasaan negatif lainnya. Rasanya cukup sejalan dengan NHW sebelum-sebelumnya...

#NHW6 Rutinitas

Belajar Menjadi Manager Keluarga Handal 1. Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting. Aktivitas harian yang paling penting - Tilawah 1 juz dan tadabbur 1-10 ayat - Mendengar majelis ilmu - Memasak, beberes, dan berinteraksi dengan suami-anak (- Membaca paper, membuat tugas kuliah) Aktivitas harian paling tidak penting - Scroll timeline instagram lebih dari 5 menit - Scroll timeline facebook lebih dari 10 menit - Memasak lebih dari total 2 jam sehari 2. Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana? Scroll timeline/story instagram :(  3. Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras. 4. Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam  jadwal harian di hari libu...

#NHW 5 Learning How to Learn

Image
Niat hati ngerjain NHW 5 pas hari jumat malem, tapi ternyata lebih asik malem sabtuan sama mas suami, heuhe, jadilah baru kepegang sekarang. Sebelumnya ngapain ajaaa? Tugas ini dikasih Senin, dan selama weekdays perhatian saya kesita sama tugas kampus yang mulai memasuki peak -nya di pekan ini, deadline mulai berdatangan. Jadilah mau ga mau baru bisa nulis sekarang. Semoga kedepannya bisa lebih baik atur waktu, aamiin! Oke, tugas kali ini tentang merancang cara kita belajar, membuat design pembelajaran ala kita. Sedikit banyak tentang hal ini udah saya singgung dalam post #NHW4 ( Mendidik dengan Kekuatan Fitrah ). Dalam waktu dekat ini saya terfokus pada penguatan ilmu agama dasar (mengejar ketertinggalan) dan juga ilmu dunia melalui perkuliahan. Hari ini dapet reminder, dari seorang teman tentang suatu hadits yakni, "Seseorang itu dimudahkan melakukan yang untuknya ia diciptakan."(HR Muslim). Saya juga merasakan sendiri, insyaAllah Allah akan memudahkan jalan yang terb...

#NHW4 Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah

Image
- Lihat kembali #NHW1 , apakah sampai hari jurusan ilmu di Universitas Kehidupan yang dipilih masih sama? Atau setelah merenung beberapa minggu ini Anda ingin mengubahnya? InsyaAllah masih sama, yakni tentang kepenulisan. - Lihat kembali #NHW2 , apakah sudah konsisten untuk mengisi checklist harian? Latihlah diri dengan keras kepala, agar lingkungan sekitar menjadi lunak kepada kita. Beberapa sudah, dan beberapa masih belum konsisten dilakukan. InsyaAllah akan diperbaiki terus setiap harinya, bismillaah! - Baca dan renungkan kembali # NHW3 , apakah sudah terbayang maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai sehingga peran hidup Anda akan makin terlihat. Saya merasa berbinar-binar dalam mempelajari ilmu islam, saya merasakan sendiri betapa signifikan dan aplikatifnya peranan ilmu terpenting ini dalam kehidupan (baca: sebenarnya sederhana saja ). Saya melihat lingkungan tempat Allah meletakkan saya; dalam keluarga, d...

Kenapa? Tentang Pilkada DKI

Kenapa kok tiba-tiba saya ikut ngomongin pilkada di social media (facebook) ? Emang ga takut dibilang ikut-ikutan?  Ga khawatir salah-salah ngomong rawan ribut sama orang?  Ga takut dibilang lebay atau ga elegan(?)? Enggak. Kenapa? Alasannya sederhana saja, Saya hanya ingin bisa menjawab kalau kelak Ia bertanya tentang apa yang sudah saya lakukan.  Saya hanya ingin bisa mengatakan, "I already did my best, ya Rabb." or at least, "I already did something, ya Rabb." Segitu aja. Sesederhana itu. Semoga ada nilainya, semoga ada manfaatnya. *** Status FB, 9 Febuari 2017. Mungkin karena menyentuh apa yang saya resahkan selama ini, jadi ngerasa klik sama paparan Pak Anies. Ketimpangan sosial, keadilan sosial, pembangunan manusia. Iya, hal-hal itu. Kalo ke mall di pusat Jakarta, sebutlah Grand Indonesia, hati ini ga bisa bohong, ada rasa sesak yang sulit didefinisi yg mengatakan ada yg ga beres disini. Tengok kanan, gedung mewah-megah-pong...