Posts

Showing posts with the label diary kehamilan

Hadiah Ketiga

Assalamualaykum anak shalih Bunda, yang kehadirannya Bunda tunggu-tunggu dan harap, bertumbuhlah dan berkembanglah dengan sehat, takwa, cerdas, dan bahagia seraplah segala hal yang kau butuhkan, nikmatilah alam rahim yang nyaman, disaat kau sibuk bertumbuh, Bunda juga berusaha mendampingi dengan penyambutan terbaik, Kau tahu apa itu nak? Yang lebih penting dari perabotan bayi terkini, lebih dibutuhkan dari baju-baju mungil menggemaskan, Yakni.. iman dan takwa. Bunda akan berusaha sekuat tenaga menjaga apa yang ada di dalam dada, Dengan lantunan ayat-ayat yang dibaca dan kajian penutrisi jiwa Semoga tiada hari terlewat tanpa memberimu kesempatan menyimak getaran suaraku melantunkan ayat-ayat-Nya, hingga semoga tertanam dalam jiwamu, kecintaan pada-Nya, pada kitab suci tanda cinta, Tak segan Bunda lepas kesibukan dunia, bila itu dibutuhkan untuk fokus pada persiapan terbaik membesarkanmu dan juga kakak-kakak, Karena ku tahu inilah musimku menjadi ibu.. semoga ...

Keistimewaan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Image
Beberapa hari yang lalu, baca curhatan seseorang di IG story tentang tantangan hidup(?) sebagai bumil. Aih, jadi kangen hamil lagi nostalgia. Masa-masa yang romantis, indah, sekaligus juga bisa menguji karena namanya hamil, semudah apapun tetap saja 'wahnan 'ala wahnin' , kelemahan yang bertambah-tambah. Hamil muda, mabok. Hamil tua, susah gerak. Hihihi. Masih inget deh 'rasanya' harus tiap sebentar ke kamar kecil pagi-siang-malam. Belum lagi menjelang melahirkan, bisa kebangun jam 1-2-3 dini hari saking kantung kemih udah tertekan bayi. Mau tidur pun perlu perjuangan cari posisi yang nyaman. Mau pasang kaos kaki sendiri bisa akrobat dulu karena kehalang perut. Belum lagi bentuk tubuh yang berubah drastis bikin selera ngaca berkurang drastis *lebay amat bun, hihi.. Tapii.. Dibalik segala kelemahan, kerempongan, sungguh ada kenikmatan tersendiri. Bila Ia mengizinkan kita untuk menyadari, sungguh ada kebahagiaan yang sulit diungkapkan. Saya mengangg...

Just ordinary pregnancy check up in Gothenburg

Setelah dua bulan di Indonesia, akhirnya kemarin kontrol bidan lagi di Gothenburg. Pertama datang saya ngerasa seneng bisa lihat ruangan itu lagi. Kayak nostalgia(?) rasanya, begitu cozy dan khas skandinavia. Ada area bermain anak dan juga aneka majalah parenting (sayangnya berbahasa Swedia). Seperti biasa, ga perlu nunggu lama, bu bidan pun muncul memanggil saya. Pertama kali periksa, adalah ditimbang beratnya. Dan angkanya udah bikin saya males nimbang lagi, hahaha. Setelah itu lanjut cek tensi, 110/60. Bagus katanya. Lalu beliau nanya, di Indonesia ada cek darah ga selama kontrol hamil disana? Saya jawab engga, cuma USG aja, sekitar empat kali. Bidannya agak kaget, dan bergumam pelan "Sebenernya ga perlu," Heu, ya gimana karena periksanya sama dokter kandungan kali ya (spesialis, bukan bidan) jadi perangkatnya udah otomatis cek pake USG gitu? Bisa gak sih cek dsog tanpa USG? Bidannya bilang, "Saya nanya karena kalo kamu mengalami suntikan selama di Indonesi...

Catatan Kebutuhan Bayi

Menilik pengalaman pertama dengan Asiyah, kali ini saya ngerasa lebih kebayang apa-apa aja yang diperlukan dan engga. Tiap keluarga bisa banget berbeda, karena bergantung situasi dan kondisi yang ada. Misalkan, karena insyaAllah adik bayi lahir di Swedia lagi, maka ada beberapa kebutuhan yang menyesuaikan misalnya pakaian lengan panjang lebih banyak (saya malah ga beli lengan pendek sama sekali), dan sebagainya. Kenyamanan tiap ibu juga bisa beda-beda, ada yang butuh bantal menyusui, ada yang tanpa bantal menyusui udah nyaman. Ada juga yang berniat jaga-jaga menyiapkan pompa ASI, ada yang ternyata ga butuh karena bisa selalu sama bayi dan produksinya langsung klop. Ini sekedar dokumentasi, buat catatan di kemudian hari, dan syukur-syukur bisa bermanfaat juga bagi yang butuh ^_^ Ini catatan sampai dengan usia kehamilan 37 minggu, di kemudian hari mungkin banget ditambah-sesuaikan..  Pakaian Baby Singlet berkancing bawah kazel NB 12 pcs  Singlet berkancing bawah ka...

Long-haul Flight while (Heavily) Pregnant

Image
Siapa sih yg mau (beresiko) lahiran di pesawat? Siapa juga yang mau lama-lama sempit-sempitan di kursi pesawat apalagi dengan perut yang udah guede? Itu baru di pesawatnya, belum lagi kerempongan sama bawaan kabin yg ga mungkin sedikit karena berbatita dan perjalanan puluhan jam?  Belum lagi transit berjam-jam juga yang ke gate nya bisa perjuangan tersendiri? Tentu hal tersebut ga akan dilaku kalo ga perlu banget. Kayak saat ini    Setelah dua tahun ga mudik, otomatis tahun ini udah ditekadkan pulang dari jauh-jauh hari. Allhamdulillah, sebelum beli tiket Allah kasih hamil lagi, dua bulan setelah kami balik haji. Berhubung kami cuma bisa balik summer , maka perkiraannya saat berangkat mudik ke Indonesia saya lagi hamil 28 minggu dan balik ke Swedianya sengaja di mepetin di waktu boleh terbang biar bisa lama mudiknya yakni, kisaran 35 minggu. Wow, mepeeet bangeet, tapi mau gimana lagi. Kami ngerasa udah genting untuk pulang, berhubung Asiyah udah mulai besar, kami mau...

Persiapan Menyambut Hari-hari Berbayi Newborn

Image
Alhamdulillah, sekarang usia kehamilan kedua ini sudah menginjak 27 minggu. Belajar dari pengalaman sebelumnya, saya ngerasa akal saya yang terbatas ini makin slow motion pasca lahiran. Orang-orang sih banyak yang bilang 'pregnant mommy syndrome' ya, tapi saya ngerasa dulu tuh kerasa banget bedanya justru abis lahiran. Susah mikir jernih, bawaan baper dan sensi aja. Naaah, mumpuung belum kejadian (semoga enggak), saya mau nulisin 'pesan-pesan' untuk saya di masa depan :)) Anggaplah persiapan sebelum hormon berantakan, kalo katanya anak kedokteran 'jangan mau dikerjain hormon' (iya gitu ada yg blg gitu?). Semoga sedikit catatan ini bisa berguna. Bismillah! - Turunkan ekspektasi Lebih baik buang aja bayangan bayi bobo cantik berjam-jam baik siang ataupun malam hari. Bayi beda-beda kan ya. Ada temen yang nubornnya sepanjang siang tidur pules, malamnya cenghar ngajak begadang. Ada juga yang siangnya bobo sebentar-sebentar, tapi malemnya ga pernah begadang. Mac...

Diary Kehamilan Kedua; Setengah Perjalanan

Alhamdulillah, ga terasa udah setengah perjalanan kehamilan kedua ini. La haulawalakuwwata ilabillah.. Perut mulai membesar, coat masih muat tapi, :D Sebagai dokumentasi dan pembelajaran, saya mau menuliskan sedikit catatan tentang kehamilan kali ini. Apa yang sama atau berbeda di kehamilan kali ini? - Minim mual Alhamdulillah, dalam dua kali kehamilan, dua-duanya cukup 'mudah'. Ga ada muntah, ga ada mual berlebihan. Waktu hamil pertama, mual hanya muncul kalau perut kosong alias lapar. Di kehamilan kedua ini kurang lebih sama, cuma ditambah mual juga kalau kebanyakan makan, hehe. Setelah masuk trimester dua, mual kalau makan banyak sudah hilang, jadilah makannya mulai mengkhawatirkan, susah berhentii.. *istighfar Di kehamilan pertama, dua bulan pertama aja udah naik 4kg. Di kehamilan kedua, empat bulan pertama naiknya 2kg saja, alhamdulillah. Tapii, berhubung begitu trimester pertama lewat makan jadi susah berhenti, dalam 2-3 minggu ini udah naik 3kg huhu. Udah mulai ha...

Cerita di Awal Tahun

Image
Alhamdulillah kabar bahagia di awal tahun.. ^_^ Selamat bertumbuh cinta.. Bertumbuhlah dengan sehat, kuat, dan bahagia. Bunda, Ayah, dan Kakak  Asiyah menunggu dengan sabar dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya disini. Nikmatilah alam rahimmu sayang, semoga Allah senantiasa menjaga dan menakdirkan kita berjumpa pada waktunya.. Karena setiap berita tentang harapan hadirnya seorang anak adalah anugerah. Nikmat tak terkira Allah beri kesempatan merasakan kembali menjalani kehamilan, saksi keajaiban penciptaan.. Cerita dua garis yang kedua Sudah sekitar seminggu ke belakang ada rasa tak biasa yang seperti terulang; rasanya enek tiap sedikit lapar, dan ada keinginan terhadap masakan-masakan tertentu (berkuah, pedas, hangat). Akhirnya secara tak biasa berturut-turut terjun ke dapur membuat dari pempek, sup sum-sum sapi, sambal tomat, nasi briyani, dan tongseng kambing. Dan juga sangat suka nasi dengan telur ceplok hangat (ga cukup satu), padahal sebelumnya sudah kurang bermin...

Cerita Kehamilan di Indonesia dan Swedia

Image
Ceritanya saya sempat merasakan pelayanan kesehatan saat hamil di dua negara berbeda. Saya di Indonesia dari sebelum tahu positif hamil, tepatnya dari usia kehamilan 2-3 minggu sampai sekitar 25 minggu. Kedua, di Swedia, dari 25 minggu sampai akhirnya melahirkan di usia kehamilan 40 minggu. Ada beberapa hal yang masih saya inget yang mungkin bisa jadi referensi(?) atau sekedar sharing informasi. Disclaimer : ini berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri yah, jadi mungkin ga bisa digeneralisir ke skala negara.. 1. Memilih dokter kandungan Di Bandung, saya sempet pusing tujuh keliling, untuk menentukan dokter kandungan yang cocok. Saya nyoba 7 obgyn sampai akhirnya memutuskan kontrol rutin ke obgyn yang mana. Mungkin lebih enak saya bikin postingan tersendiri tentang pengalaman hunting obgyn ini yah, hehe. Intinya saya kembali ke obgyn pertama, yakni dr. Widyastuti di Galenia (beliau juga praktik di Kimia Farma dan RS Melinda). Walopun harus rela antri lama, tapi ga ada yang sem...

Hospital Visit

"You are welcome to our information sessions for birth. Information meetings are held at Mölndal Hospital and Östra Hospital. We also have obstetric information in English. No registration is required." Begitu kurang lebih cuplikan dari web rumah sakit yang diberikan oleh seorang senior kami, Mba Rina . Alhamdulillah pucuk dicinta ulam tiba, saya emang udah menanti-nanti hospital visit ini. Udah nanya sama bidan waktu kontrol terakhir, tapi bidannya ga tau :( Ternyata ada di web jadwal-jadwal hospital visit, dan enaknya ga perlu registrasi apapun. Tinggal bawa badan aja :) Information Meetings atau Hospital Visit diadakan 1-2 kali sebulan, ada yang dalam Bahasa Swedia dan Bahasa Inggris. Kebetulan jadwal yang klop buat kami adalah 30 September, karena jadwal berikutnya diakhir Oktober, setelah due date si dedek hehe.. Hospital visit ini mulai jam 17 sampe sekitar jam 18.30. Isinya penjelasan dan tanya jawab seputar melahirkan dan juga diajakin liat-liat ruang bersalin ...