Posts

Keyakinan dalam Mendidik Anak, ditulis oleh Harry Santosa

Tadi muncul tulisan Ust. Harry ini di beranda FB. Biar mudah dibaca-baca lagi di kemudian hari, mari kita tulis disini... *** Keyakinan dalam Mendidik Anak, ditulis oleh Harry Santosa Yakinlah bahwa tugas orangtua mendidik anak adalah tugas dari Allah sepanjang sejarah manusia, maka Yakinlah Allah pasti membantu dam pasti mencukupkan semua yang dibutuhkan. Yakinlah bahwa Allah tidak mungkin salah orang ketika memberi amanah Anak yang demikian itu kepada kita. Kitalah orangtua versi terbaik bagi anak anak kita menurut Allah  Yakinlah bahwa Allah akan mengguyur setiap orangtua dengan hikmah yang banyak, maka banyaklah bersyukur seperti Luqman yang diberi hikmah dalam mendidik anak anaknya Yakinlah bahwa tiap anak sudah membawa potensi baik fitrahnya masing masing. Yakinlah bahwa mustahil Allah ciptakan anak kita tanpa peran istimewa di masa depan. Maka ikuti saja jalan fitrah itu. Yakinlah bahwa jika Allah amanahkan misalnya 10 anak maka Allah instal 10 ilmu p...

How to stay mindfully happy

Kurang lebih begini hasil perenungan sampai saat ini= - Ingat kebaikan orang lain, sekecil apapun. - Hindari prasangka buruk. Tidak memikirkan apa yang tidak perlu. - Kalau melihat keburukan, benci perilakunya, bukan orangnya. Kita ga pernah tahu apa yang akan terjadi di detik selanjutnya. Boleh jadi orang yang saat ini bermaksiat, esok lusa mendapat hidayah dan ternyata adalah ahli surga. - Dilindungi dari dosa besar bukan berarti aman. Berhati-hati terhadap dosa hati. Jauhi riya, ujub, ingin didengar kebaikannya, ingin dipuji, ingin dilihat baik. - Tawadhu. Cari celah merasa orang lain lebih baik daripada kita. - Budayakan istighfar. Atas kesalahan yang kita lakukan baik disadari maupun tidak disadari, juga terhadap kesalahan belum melakukan apa yang seharusnya dilakukan, baik disadari maupun tidak disadari. Pasti ada salahnya. Kalau ngerasa bebas dari kesalahan, itu aja udah salah. - Senyum. Senyum adalah sedekah. Apa sih poin sedekah? Sedekah bikin orang lain senang. Senyum...

Celoteh Asiyah

Di sesi berkisah sebelum tidur.. "Asiyah mau diceritain Nabi Yunus, bisa gak Ayah?" tanya Asiyah hati-hati. Mungkin ia sedikit ragu, dikira mau langsung diminta tidur, karena lampu udah digelapin duluan. "Bisa dong." Jawab Ayah. "Okey!" Wajahnya pun riang lagi. barakallahu fiik

Serba-serbi MPASI di Swedia

Image
Waktu baby Maryam usia 4 bulan, saya diundang klinik anak setempat untuk ikut seminar tentang pengenalan makanan padat (sebut saja makanan pendamping ASI alias MPASI). Selain diberi penjelasan, ada sesi icip-icip makanan untuk para bayi, dan juga dapat booklet panduannya. Berhubung kurang dari seminggu lagi baby Maryam udah waktunya makan, maka saya mau nulis disini catatannya, sekalian review ^^ Urusan MPASI ini versinya banyak ya. Ada panduan WHO, f ood combining , dan entah apalagi. Saya nulis ini bukan bermaksud bikin makin bingung. Tapi semoga ada ilmu tambahan yang bermanfaat, atau tambahan referensi untuk pertimbangan dalam memutuskan sesuatu seputar MPASI. Biar ga redundan, saya cuma mau bahas beberapa bagian yang menurut saya cukup unik aja. Dan juga beberapa perbedaan dari wawasan tentang MPASI yang sebelumnya saya ketahui. Kurang lebih ini poin-poin catatan saya.. 1. Termasuk persiapan MPASI adalah belajar duduk Stimulasi duduk merupakan langkah awal dari belajar...

Mengajarkan Anak Cerdas Finansial #Day10

Penanaman materi hari ini melalui buku. Sebelum tidur, kita kaca buku ''Halo Balita; Aku Belajar Menabung". Ceritanya tentang Saliha yang mau beli buku baru, tapi perlu nabung dulu. Sayangnya Saliha keterusan jajan jadi jarang nabung. Setelah diingetin Bundanya, akhirnya nabung lagi deh dan jadi kebeli bukunya. "Asiyah kalo punya uang banyak mau beli apa?" *berpikir sejenak* "Mau beli jus!!" Hihihi.. Barakallahu fiik.. *Dede maryam masi bapil, hiks, semoga cepat sembuh, mohon doanya ^^ #KuliahBunSayIIP #Tantangan10Hari #Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari #CerdasFinansial

Mengajarkan Anak Cerdas Finansial #Day9

Ketinggal sehari dokumentasinya, heu. Gapapalah. Qadarallah, anak-anak lagi abis gantian sakit. InsyaAllah sebentar lagi fit semua ya, aamiin. Asiyah mupeng berat main keluar hari ini. Setelah hampir seminggu 'dikarantina' alias dirumahkan karena bapil (dan suhu diluar lagi minus terus). Jadilah dibolehin main tapi di halaman belakang aja. Boneka Panda diajak juga sambil gegayaan main Pulka. Dede Maryam masih bapil jadi ga ikutan, sama Bunda aja liatin dari dalam rumah. Hari ini review aja tentang materi rezeki. Serunya hari ini Asiyah bantuin potong tahu di dapur, hehe. Tapi malah dicomot-comot duluan padahal kan belum dimasak haha. Terus main celengan lagi. Asiyah banyak ciptain permainan sendiri hari ini saat Bunda sibuk di dapur. Misal susun-susun buku, tapi disusunnya selang-seling gitu hadap depan belakang hihi. Serius pisan lagi. MasyaAllah.. Terus murojaah sampai ad-dhuha, kadang ganti-gantian satu ayat-satu ayat sama Bunda biar tetep semangat. Asiyah sebut-se...

Mengajarkan Anak Cerdas Finansial #Day8

Image
Hari ini temanya tentang 'Hujan' sebagai rezeki dari Allah. Rezeki untuk siapa aja? Pohon (dan tumbuhan), hewan-hewan, dan manusia juga. Melalui gambar dan cerita. Bunda gambar-gambar pake spidol (yang bisa dihapus) di jendela sambil kita memandangi salju di luar. Namanya anak-anak, kadang ada aja pengen main keluar tapi ga saya kasih karena hujan. Nah, semoga melalui penanaman materi ini, image hujan adalah baik. Jadi kalo ada hujan kita senang, berdoa, tahu kalo hujan adalah rezeki. Kapan-kapan hayuk mandi mandi hujan juga, asal ga pas winter begini ya hehe. Sorenya Asiyah main 'celengan' lagi alias alias masukin beads boardgame Ayah ke celengan. Barakallahu fiik.. #KuliahBunSayIIP #Tantangan10Hari #Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari #CerdasFinansial