Posts

Morning Thoughts

To get exicted over something, even over a simple thing like thinking about your (hopefully productive) to-do-list today, is a blessing.. Yeah, I knew the days when life was just like a bunch of meaningless routines. Wake up unenergized and waiting when the night would come again. A phase in life that helps me to be more grateful for any good days in life. So, any excitement, is trully a gift. When I think it deeply, the ability to recognize positive feelings depends on our condition of imaan. And our imaan depends heavily on our interactions with quran . In other words, the calming, energizing, positive, willing-to-be-productive feeling has strong relationship with our interaction with quran. Amazing. MasyaAllah.. May Allah guide us always and give us tranquility everyday. Gothenburg, 6 August 2017, _Morning,my favorite time of the day_

Pesan Mama

Biar lebih mudah diinget. Mari kita tuliskan aneka petuah Mama terkait ngasuh bocah lebih dari satu. Mama punya pengalaman yang langka dimiliki orang lain, yakni punya anak dengan jarak umur 11 bulan! Iya, artinya saat saya umur 2 bulan, Mama udah hamil lagi. Katanya sih dulu ke RS buat pasang KB, eh iseng-iseng tes darah dulu takutnya lagi hamil, dan ternyata beneran positif, hihi. Dulu katanya Mama sempet galau, karena kasian saya yang masih merah banget. Masi kecil udah harus berbagi perhatian sama adik, gitu. Tapi Oma dan Papa menguatkan, insyaAllah bisa kok ngegedeinnya, insyaAllah jadi anak berguna nantinya. Hebatnya, walaupun katanya sempet khawatir begitu, tapi Mama bisa perform dan cool banget ga keliatan serpih-serpih galaunya dalam mendidik, setidaknya di kacamata saya. I had a happy and lucky childhood, my childhood memories are full of love, I have looootss of things to be grateful of. Yes it means, My Mom and Dad made it! Suatu waktu di Indonesia, saat kami lagi sedan...

The thing that gets you up in the morning.

IKIGAI , The thing that gets me up in the morning: (other than praying and quran reading) is writing.. This recognition makes me wonder.. Am I already in the right path right now? Just believe, when we do our best, when we open and strengthen our mind towards positive feelings, opportunity will come by itself. It will find us, where ever we are.. InsyaAllah.. Therefore, cleanse our intention, calibrate ourselves to the zero point at anytime.. Rise and Shine! :) Gothenburg, Early August 2017 _When everybody is still asleep.. My favorite me-time in the morning_

Just ordinary pregnancy check up in Gothenburg

Setelah dua bulan di Indonesia, akhirnya kemarin kontrol bidan lagi di Gothenburg. Pertama datang saya ngerasa seneng bisa lihat ruangan itu lagi. Kayak nostalgia(?) rasanya, begitu cozy dan khas skandinavia. Ada area bermain anak dan juga aneka majalah parenting (sayangnya berbahasa Swedia). Seperti biasa, ga perlu nunggu lama, bu bidan pun muncul memanggil saya. Pertama kali periksa, adalah ditimbang beratnya. Dan angkanya udah bikin saya males nimbang lagi, hahaha. Setelah itu lanjut cek tensi, 110/60. Bagus katanya. Lalu beliau nanya, di Indonesia ada cek darah ga selama kontrol hamil disana? Saya jawab engga, cuma USG aja, sekitar empat kali. Bidannya agak kaget, dan bergumam pelan "Sebenernya ga perlu," Heu, ya gimana karena periksanya sama dokter kandungan kali ya (spesialis, bukan bidan) jadi perangkatnya udah otomatis cek pake USG gitu? Bisa gak sih cek dsog tanpa USG? Bidannya bilang, "Saya nanya karena kalo kamu mengalami suntikan selama di Indonesi...

Catatan Kebutuhan Bayi

Menilik pengalaman pertama dengan Asiyah, kali ini saya ngerasa lebih kebayang apa-apa aja yang diperlukan dan engga. Tiap keluarga bisa banget berbeda, karena bergantung situasi dan kondisi yang ada. Misalkan, karena insyaAllah adik bayi lahir di Swedia lagi, maka ada beberapa kebutuhan yang menyesuaikan misalnya pakaian lengan panjang lebih banyak (saya malah ga beli lengan pendek sama sekali), dan sebagainya. Kenyamanan tiap ibu juga bisa beda-beda, ada yang butuh bantal menyusui, ada yang tanpa bantal menyusui udah nyaman. Ada juga yang berniat jaga-jaga menyiapkan pompa ASI, ada yang ternyata ga butuh karena bisa selalu sama bayi dan produksinya langsung klop. Ini sekedar dokumentasi, buat catatan di kemudian hari, dan syukur-syukur bisa bermanfaat juga bagi yang butuh ^_^ Ini catatan sampai dengan usia kehamilan 37 minggu, di kemudian hari mungkin banget ditambah-sesuaikan..  Pakaian Baby Singlet berkancing bawah kazel NB 12 pcs  Singlet berkancing bawah ka...

Celoteh Asiyah

Asiyah Rania (33 bulan).. Scene 1 Asiyah lagi sikat gigi, ia paling suka ngemutin odol.. Bunda (B): "Asiyah, digosok giginya, jangan disedot-sedot aja." Asiyah (A): "Asiyah kan vacuum cleaner. ." B: --" Scene 2 A: Bunda, stroller -nya ada kotorannya, nanti dibersihkan pakai apa? B: Oh itu, pakai tisu basah ya A: Pakai vacuum cleaner aja.. Kan vacuum cleaner asik(?) Bunda pengen ngakak, dia suka pake alasan "kan asik" sekarang-sekarang ini, dalam aneka hal, wkwkwk.. Scene 3 A: Bunda, nanti (sebelum bobo) baca buku yang ini, terus ini, terus ini, terus ini... (banyaaakk).. yaa.. (sambil nunjuk buku katalog halo balita, tempatnya semua cover judul dijembreng). Biasanya perjanjiannya sebelum bobo baca buku maksimal tiga (yang suka molor maksimal jadi enam. Tiga dibacain ayah, tiga sama Bunda. B: Banyak bangett.. Kan tiga aja.. A: Iya, Bunda, banyaak. lihat nih, digambar kan bukunya ada banyak. Tuh kan banyak. Kan gapapa baca buku banyak-...

Long-haul Flight while (Heavily) Pregnant

Image
Siapa sih yg mau (beresiko) lahiran di pesawat? Siapa juga yang mau lama-lama sempit-sempitan di kursi pesawat apalagi dengan perut yang udah guede? Itu baru di pesawatnya, belum lagi kerempongan sama bawaan kabin yg ga mungkin sedikit karena berbatita dan perjalanan puluhan jam?  Belum lagi transit berjam-jam juga yang ke gate nya bisa perjuangan tersendiri? Tentu hal tersebut ga akan dilaku kalo ga perlu banget. Kayak saat ini    Setelah dua tahun ga mudik, otomatis tahun ini udah ditekadkan pulang dari jauh-jauh hari. Allhamdulillah, sebelum beli tiket Allah kasih hamil lagi, dua bulan setelah kami balik haji. Berhubung kami cuma bisa balik summer , maka perkiraannya saat berangkat mudik ke Indonesia saya lagi hamil 28 minggu dan balik ke Swedianya sengaja di mepetin di waktu boleh terbang biar bisa lama mudiknya yakni, kisaran 35 minggu. Wow, mepeeet bangeet, tapi mau gimana lagi. Kami ngerasa udah genting untuk pulang, berhubung Asiyah udah mulai besar, kami mau...