Posts

#NHW 5 Learning How to Learn

Image
Niat hati ngerjain NHW 5 pas hari jumat malem, tapi ternyata lebih asik malem sabtuan sama mas suami, heuhe, jadilah baru kepegang sekarang. Sebelumnya ngapain ajaaa? Tugas ini dikasih Senin, dan selama weekdays perhatian saya kesita sama tugas kampus yang mulai memasuki peak -nya di pekan ini, deadline mulai berdatangan. Jadilah mau ga mau baru bisa nulis sekarang. Semoga kedepannya bisa lebih baik atur waktu, aamiin! Oke, tugas kali ini tentang merancang cara kita belajar, membuat design pembelajaran ala kita. Sedikit banyak tentang hal ini udah saya singgung dalam post #NHW4 ( Mendidik dengan Kekuatan Fitrah ). Dalam waktu dekat ini saya terfokus pada penguatan ilmu agama dasar (mengejar ketertinggalan) dan juga ilmu dunia melalui perkuliahan. Hari ini dapet reminder, dari seorang teman tentang suatu hadits yakni, "Seseorang itu dimudahkan melakukan yang untuknya ia diciptakan."(HR Muslim). Saya juga merasakan sendiri, insyaAllah Allah akan memudahkan jalan yang terb...

Nasihat bagi Orang Tua, Sepanjang Waktu

Image
Beberapa hari lalu nemuin tulisan ini, biar ga tenggelam padahal berat banget perkataannya, saya mau dokumentasikan juga disini. Baca, dalami, pahami, jalani, baca lagi, dan seterusnya. "Setiap peristiwa adalah didikan dari Allah, wujud cinta dari-Nya agar kita senantiasa kembali." ===== Anak-anak Rusak karena Kelalaian Orang Tua Dari sekian penyebab kerusakan pada anak dan generasi muda, penyebab utamanya adalah kelalaian orang tua dalam mend idik anak mereka, sehingga ketika anak rusak, nakal atau tidak sesuai harapan. JANGANLAH orang tua menyalahkan orang lain baik guru di sekolah atau yang dianggap merusak dan mempengaruhi anaknya, akan tetapi segera orang tua intropeksi diri mereka Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menjelaskan, ﺍﻛﺜﺮ ﺍﻷﻭﻻﺩ ﺇﻧﻤﺎ ﺟﺎﺀ ﻓﺴﺎﺩﻫﻢ ﻣﻦ ﻗﺒﻞ ﺍﻵﺑﺎﺀ, ﻭﺇﻫﻤﺎﻟﻬﻢ, ﻭ ﺗﺮﻙ ﺗﻌﻠﻴﻤﻬﻢ ﻓﺮﺍﺋﺾ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﻭﺳﻨﻨﻪ, ﻓﻀﺎﻋﻮﻫﻢ ﺻﻐﺎﺭﺍ “Kebanyakan kerusakan anak disebabkan karena orangtua mereka, mereka menelantarkannya dan tidak mengajarkan anak ilmu dasar-dasar wajib agama ...

Tentang Anak..

Image
Nasihat berharga siang ini, dari Bunda Kaska, === Bismillaah Didiklah anak perempuan untuk percaya diri sebagai MUSLIMAH. Bahwa wanita itu ga usah centil. Ga ada yg harus dipamerkan demi mendapat perhatian siapapun atau demi mendapatkan apapun. Ga ada yg harus dipikirkan berlebih2an mengenai fisik yg mgkn tidak ssuai dengan standar orang kebanyakan. Senantiasa ajarkan bersyukur atas smua kondisi yg diberikan Allah baik fisik maupun batin. Sehingga anak tidak menjadi wanita2 galau yg hanya memikirkan gmn cara menjadi cantik putih tinggi langsing berambut lurus atau aneka trend menyesatkan. Senantiasa "doktrin"kan mengenai hijab, akhlak, cara bergaul dengan perempuan dan laki2 yg jelas batasannya, tekankan itu semua perintah Allah dan RasulNya maka tidak ada tawar menawar. Sehingga anak saat baligh tidak terjebak berfikir bahwa hijab itu menunggu hidayah, boleh ditunda, apalagi menganggap itu pilihan. Juga tidak terjebak pada cinta2 hawa nafsu yg tidak pada tempatn...

#NHW4 Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah

Image
- Lihat kembali #NHW1 , apakah sampai hari jurusan ilmu di Universitas Kehidupan yang dipilih masih sama? Atau setelah merenung beberapa minggu ini Anda ingin mengubahnya? InsyaAllah masih sama, yakni tentang kepenulisan. - Lihat kembali #NHW2 , apakah sudah konsisten untuk mengisi checklist harian? Latihlah diri dengan keras kepala, agar lingkungan sekitar menjadi lunak kepada kita. Beberapa sudah, dan beberapa masih belum konsisten dilakukan. InsyaAllah akan diperbaiki terus setiap harinya, bismillaah! - Baca dan renungkan kembali # NHW3 , apakah sudah terbayang maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai sehingga peran hidup Anda akan makin terlihat. Saya merasa berbinar-binar dalam mempelajari ilmu islam, saya merasakan sendiri betapa signifikan dan aplikatifnya peranan ilmu terpenting ini dalam kehidupan (baca: sebenarnya sederhana saja ). Saya melihat lingkungan tempat Allah meletakkan saya; dalam keluarga, d...

Kenapa? Tentang Pilkada DKI

Kenapa kok tiba-tiba saya ikut ngomongin pilkada di social media (facebook) ? Emang ga takut dibilang ikut-ikutan?  Ga khawatir salah-salah ngomong rawan ribut sama orang?  Ga takut dibilang lebay atau ga elegan(?)? Enggak. Kenapa? Alasannya sederhana saja, Saya hanya ingin bisa menjawab kalau kelak Ia bertanya tentang apa yang sudah saya lakukan.  Saya hanya ingin bisa mengatakan, "I already did my best, ya Rabb." or at least, "I already did something, ya Rabb." Segitu aja. Sesederhana itu. Semoga ada nilainya, semoga ada manfaatnya. *** Status FB, 9 Febuari 2017. Mungkin karena menyentuh apa yang saya resahkan selama ini, jadi ngerasa klik sama paparan Pak Anies. Ketimpangan sosial, keadilan sosial, pembangunan manusia. Iya, hal-hal itu. Kalo ke mall di pusat Jakarta, sebutlah Grand Indonesia, hati ini ga bisa bohong, ada rasa sesak yang sulit didefinisi yg mengatakan ada yg ga beres disini. Tengok kanan, gedung mewah-megah-pong...

Catatan Kajian Kitab Riyadhus Shalihih 1 - Ust. Khalid Basalamah

Image
Kajiab kitab Riyadhus Shalihin (Taman Orang-orang Shalih) karya Imam An-Nawawy, salah satu ulama besar yang sangat produktif, tak kurang dari 40 karya tulis beliau hasilkan semasa hidupnya. Kitab ini banyak menjelaskan tentang janji Allah terhadap suatu amalan, dan juga sekaligus ancaman Allah terhadap maksiat. Bedah kitab ini dilakukan oleh Ustadz Khalid Basalamah. Beliau adalah salah satu ustadz pemberi kajian favorit kami, sangat lugas-jelas dan makjleb penjelasannya. Rasanya tiap menit sangat berharga, kalimat beliau efektif-efisien, yang menurut saya cukup tricky untuk bahasa kita. Ustadz Khalid mengatakan, cara paling mudah untuk membuat suatu amalan lestari adalah dengan mencari tahu tentang janji Allah atau keutamaan terhadap amalan tersebut. Misal keutamaan shalat-shalat fardhu, dan lainnya. (Misal, bila shalat dhuha empat rakaat maka akan dimudahkan urusan, maka akan lebih bersungguh-sungguh kita dalam melakukannya.-- contoh tambahan penulis) Apakah boleh melakuk...

#NHW3 Surat Cinta

Image
Surat Cinta untuk Mas Assalamualay'kum Ayah, Mas Ei.. Hampir lima tahun sudah kita menikah ya, Mas. Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Kehadiran Mas buat aku, adalah penyeimbang terindah. Iya, kita berbeda dalam aneka hal, tapi perbedaan itulah yang kita butuhkan untuk saling menguatkan. Aku yang begitu mendahulukan rasa, dan Mas yang lebih rasional dan mengedepankan logika. Kita butuh keduanya, dan karena itulah hubungan kita menjadi istimewa. Dulu, waktu awal nikah, teman-teman suka bertanya, kenapa aku mau nikah sama mas. Nyatanya, pertanyaan itu kebalik, aku lah yang sering sekali, bahkan sampai saat ini, bertanya ke mas pertanyaan yang sama "kenapa mas mau nikah sama aku?" Walaupun kadang (seringnya deng hehe) itu pertanyaan jebakan, sekedar memberikan kesempatan mas untuk ngegombal :P tapi sering juga aku beneran nanya.. Mas, mas tahu gak? Aku ngerasa bersyukuuuuurr banget menjadi istri Mas. Mas adalah sosok yang begitu lembut, penyayang, lebih sensitif dan l...