Posts

there is no box

we make our own 'box'. we create our own choices.. di suatu tempat, ada seorang wanita muda, kuliah tingkat 1, ia menikah lantas hamil dan melahirkan, semua di tahun yang sama. bagi sebagian orang itu hal gila. bagaimana caranya dimasa adaptasi dengan dunia perkuliahan, di kampus yang terkenal susah ditaklukan, ia mengambil risiko tinggi seperti itu? dan bukan cuma itu, tiga hari setelah melahirkan ia langsung kembali ke kampus dan mengikutii ujian akhir. yak, kondisi dan pilihan tersebut, bagi sebagian orang bahkan mungkin terbayang saja tidak. tapi ia menjalaninya dengan selamat. saya tak mengatakan dengan mulus, bahagia, atau superduper mudah. karena selain saya tidak tahu, pastinya hal tersebut tidaklah mudah. pasti banyak pengorbanan yang harus dilakukan. tapi itulah konsekuensi dan ia dengan sadar memilihnya. saya pernah (atau mungkin masih?) termasuk ke dalam golongan 'sebagian orang' itu. orang-orang yang melongo dengan pilihan hidup orang lain yang diluar...

130314

"Semalem belum makan, ketiduran.. terus mimpi minta masakin kamu.. sayang cuma mimpi.." Huwee :(( yang gini-gini ni.. bikin ga boleh males-males lagi.. Ya Rabb.. astaghfirullah.. Tunggu kami ya, mas.. Bismillaah! *sign out semua medsos*

Menjadi Ibu

Menjadi ibu, adalah perjuangan sepanjang masa untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan karena seorang anak akan tumbuh dewasa atas izin-Nya, dan seorang ibu harus mampu menyiapkannya menghadapi dunia Menjadi ibu, berarti belajar setiap waktu, belajar menyerahkan anaknya pada Alllah karena sejatinya seorang anak adalah jundi Allah dan harus menjadi sebagaimana tujuan penciptaannya Menjadi ibu, berarti menjadi sumber ketenangan perantara anak merasakan kehangatan rahmat Allah Allah, mampukanlah hamba menjadi ibu sebaik-baik ibu bagi anak-anak kami, hamba-hamba-Mu Aamiin

Bukan LDR Biasa

Kenapa? Karena selain kami terpisah jarak 11000 km, kami juga terpisah zona waktu yang cukup membuat (saya) rungsing. Waktu Bandung enam jam lebih dulu dari waktu Gothenburg. Artinya, saat saya mau tidur-pak suami masih di kantor, saat saya bangun tidur-pak suami mau tidur, saat saya beraktivitas-pak suami lagi tidur. Otomatis waktu berkomunikasi hanya di sela-sela aktivitas kami antara waktu ashar sampai saya mau tidur via wa. Skype di weekday? Jaraang pisan, ya karena waktu yang ga beririsan itu, kalo udah bener-bener kangen dan pengen skype di weekday harus ada yang berkorban. Entah saya bangun lebih cepat atau tidur lebih lama, atau pak suami yang tidur lebih lama. Yang tentunya kalo dilakuin sering-sering ga bagus untuk kesehatan (karena kudu begadang). Terus waktu bisa komunikasi panjang kapan dong? Weekend. Waktu ashar sampai tidur malam (WIB) di hari Sabtu dan Minggu adalah waktu yang sangat berharga buat kami. Bisa dibilang ini pengorbanan kami untuk menyelamatkan komunik...

ketahuilah sesungguhnya Ia dekat

cukuplah segala nikmat dan harap menjadikan kita semakin mendekat pada-Nya, tak perlu umbar hal-hal yang tak perlu, karena ada yang akan terasa lebih indah bila dihikmati dalam sunyi, membuat hati lebih terjaga, cukup bagikan, katakan, bila ada kebaikan dan manfaat yang telah benar-benar dipikirkan dengan matang, karena bahagia letaknya di hati. -- anugerahkanlah kami hati yang bersih dan tulus ya Rabb, ampunilah segala dosa.. sayangilah kami..

kata uni

"Jika Allah berkehendak, maka Allah mudahkan jalannya, Allah beri sebab-sebabnya, percayalah Allah Maha Tahu yang terbaik, jangan pernah dikte Allah atas keinginan kita yang kita pun tak tau itu terbaik atau bukan, lalu, bukankah memang melakukan yang terbaik dengan apa yang dihadapi sekarang adalah sebuah keniscayaan?" -Uni nurul. 051113 resapilah wahai hati..

barisan kokoh yang mencahaya

Menjadi orang tua, bukan berarti sekedar memikirkan dunia untuk mereka Bukan sekedar mencukupi segala kebutuhan dan melimpahkan kasih sayang, Ada amanah besar yang tersampir di pundak, Salah satu wujud cinta terbesar orang tua pada anak-anaknya adalah, Memastikan tiap anak mencintai Allah dan Rasulullah SAW diatas segalanya, bahkan melebihi cintanya kepada orang tua mereka sendiri, Memastikan tiap anak menggigit kuat islam dengan gerahamnya, Memastikan tiap mereka akan menurunkan nilai yang sama pada keluarga dan lingkungan mereka kelak, Memastikan kelak, saat tiba masanya anak keturunan kita (bila Allah izinkan) sampai pada masa itu, mereka turut serta dalam barisan kokoh yang mencahaya Dan semuanya membutuhkan perjuangan, membutuhkan kerendahan hati dan ketinggian ikhtiar Karena mereka akan hidup di zaman yang berbeda, yang kita tidak tahu akan seperti apa Karena mereka akan menghadapi berbagai tantangan sedang kita tak mampu lagi untuk mendampingi Maka bersiaplah p...