Posts

Stand up for life, stand up for love

Image
"And how can I pretend that I don't know what's going on When every second, every minute another soul is gone.." mungkin untaian kata itu cukup menggambarkan, dan menyentil nurani kita, hey, bukankah kita sudah tahu, begitu banyak saudara kecil yang butuh uluran tangan kita bermula dari keinginan untuk berbagi, dan aku menyadari, untuk merubah kondisi tak cukup berdiri sendiri, naif memang, tapi harus kau terima, begitu kondisinya, bermula dari jalanan padat jakarta di waktu malam, tiga kali seminggu, setiap pulang les saat smp, sebelum kebiasaan tidur di mobil menjangkitiku, waktu pulang dari tempat les ke rumah yang cukup lama, kuhabiskan dengan melihat-lihat sekitar, lampu-lampu mobil dan jalanan yang ku suka, deretan pedagang kaki lima yang tumpah ruah di pinggir jalan dan menimbulkan kemacetan, dan ibu-anak itu, setiap malam di tempat yang sama, mereka selalu ada, kadang bersama kerabatnya yang lain, di kemacetan aku dapat memperhatikan mereka dengan jelas, dan m...

astaghfirullah..

“Tidaklah suatu kaum tersesat setelah mendapat petunjuk, melainkan karena suka debat.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Shohihul Jami’) “Aku menjamin sebuah rumah di surga paling bawah bagi siapa yang meninggalkan debat meskipun ia benar, sebuah rumah di surga yang tengah bagi siapa yang meninggalkan dusta meskipun bergurau, dan sebuah rumah di surga paling tinggi bagi siapa saja yang berakhlak baik.” (HR. Abu Dawud, hadists ini dihasankan oleh Syaikh Albani) "Barangsiapa yg tidak ridha terhadap ketentuan-Ku dan tidak sabar atas musibah dari-Ku, maka carilah Tuhan selain Aku" (HR. Bukhari & Muslim) "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi org2 mukmin." (Q.S Az-Zariyat: 55) bersatulah pemuda islam, pantaskan dirimu untuk turut berlakon meraih mimpi itu, kejayaan Islam sebentar lagi, (amin)

semoga luka ini cepat pergi

lagi2 miris, ah, bukan2, bukan mengeluh, apalagi merasa hebat, hanya sedih yang bercampur luka, Allah, maafkan hamba, yang sering memaksa dan tergesa-gesa Allah, maafkan hamba, yang masih sering terlupa, menikmati pujian manusia Allah, maafkan hamba, betapa masih belum dapat terjaga lisan ini, apalagi hati, Allah, maafkan hamba, betapa masih sangat lemah diri ini, rapuh Allah.. Allah.. Allah.. Kaulah satu-satunya saksi, Engkau-lah satu-satunya tempat bersandar, tempat memohon, Allah, Mereka mengaku muslim, mereka paham, tapi kenapa, hanya untuk hal kecil saja yg menyangkut agama-Mu, kata sepakat begitu sulit tercipta, Allah, Mereka mengaku mendambakan kejayaan islam, tapi kenapa, untuk bersatu mereka tak mau, Allah, bukankah aku saudaranya? Wahai pemuda muslim yang kuhormati, tolonglah, dengan sangat kumohon, hentikan sikap itu. kenapa begitu mudah berlaku kontra terhadap apa yang sebenarnya untuk agamamu. hentikan sikap itu. kau hanya membuat malu wajah Islam, betapa pertikaian kau ut...

cuma ungkapan hati yang miris

hehe, ini bukan tentang menghakimi orang kok. bukan juga soal merasa paling benar. sok suci. atau sejenisnya. cuma ungkapan hati yang miris. yang memang salah diri sendiri juga. karena betapa masih banyak, yang mengaku muslim tapi beraat banget untuk solat. hey apakah ini tentang mau ga mau? ini bukan tentang pendapatmu, keinginanmu. tapi Tuhanmu yang menyuruhmu. Tuhan yang pasti kau seru saat musibah menimpa, Tuhan yang pasti kau panggil saat kau sedih sesedih-sedihnya.. yang mengaku muslim tapi alergi denger kata "dakwah" "he? apaan tu dakwah, kata-katanya seserem teroris." saya lebay? ga kok. banyak yang mikir gitu. minimal menjauhi diem-diem lah. yang mengaku muslimah tapi ogah banget denger kata jilbab. "nanti aja abis nikah", "nanti aja abis naik haji" hehe lucu ya, seperti bisa yakin umurnya sampe. yang mengaku muslim tapi.. tapi.. tapi.. masih banyak tapi-tapi yang lain memang ini salahku juga, kurang keras suara ini untuk meneriakkan ind...

untuk diriku 10 tahun lagi : )

Wahai jasad, dimanakah kau berada kini? Telah menyatu dengan tanah kah? Atau masih dianugerahkan Allah umur untuk terus melanjutkan visimu di Bumi? Andaikan masih ada nafas disana, Bagaimana bentukmu kini? Apakah sehat? Semoga saja tak ada sesal karena lupa mengucap syukur di saat kau mampu. Apa kabar jiwa? Adakah masih bergemuruh semangat disana? Ataukah telah meredup bahkan gulita? Habis ditelan perjalanan panjang penuh skenario kehidupan. Semoga dirimu masih dalam kondisi yang baik, tetap berpegang teguh dengan kebenaran. Aku menulis ini, hanya agar kamu mengingat kembali, betapa 10 tahun yang lalu, kau hanyalah seorang mahasiswi TPB yang penuh harap dan cita-cita. Hanya sebagai pengingat, bahwa dulu, 10 tahun yang lalu, kau bermimpi ingin menjadi seorang ibu shalihah dan pengusaha muslim yang sukses. Agar jangan kau ubah cita-cita itu. Ya, kau benar. Mungkin aku memang tidak tahu bagaimana dunia nanti dalam masamu, tapi tolonglah, hanya satu yang kuminta, jagalah hatimu. Kau tahu b...

there is a hope, always and always :)

one of my favourite quotes, Tahukah engkau apa hakikat ikhtiar? Ikhtiar adalah ketika kita melihat bayang-bayang kegagalan di depan mata, tapi kita tetap melakukan yang terbaik dalam tiap usaha . Karena kita yakin, ada Allah yang Mahakuasa, yang ketika Ia berkata "jadi", maka jadilah.

pertemuan istimewa dengan orang yang istimewa

20 Februari 2011 :) Dan sungguh benar, bahwa kita dapat belajar dari mana saja. Tanpa ada yang mengajari sekali pun.. Sore ini, seperti janjiku padanya, aku datang mengunjungi rumah itu. Ditengah hiruk pikuk pasar simpang, aku dan saudariku, devy, menyusuri gang sempit yang tersembunyi di deretan toko yang penuh sesak dengan berbagai macam barang. Ya Allah, jalan ini curam sekali.. bagaimana ia menjalaninya setiap hari.. Aku tak tahu pasti dimana rumahnya, setelah bertanya di hampir setiap persimpangan jalan, dan untungnya semua orang mengenalnya, akhirnya rumah mungil berpintu hijau itu kutemukan. Beliau sedang berada di kamar mandi yang terletak di luar rumah, pintu kamar mandi itu sedikit terbuka. Ia sedang mencuci. Melihat kedatangan kami, sinar wajahnya seketika berubah, senyum itu selalu manis, tak termakan usia. "Eh eneng, ibu lagi nyuci hehe." Ia bergegas mencuci tangannya, dan terseok-seok mengajak kami masuk kedalam rumah. Panas yang menyengat di jalan berganti deng...